Mr. Mocchi

tumblr_ljqcneb1qr1qc63yeo1_500_副本

 

 

Tittle : Mr. Mocchi

Scriptwriter  : Dhiloo98

Main Cast : EXO M Xiumin (Kim Min Seok)

Meixiu  (OC)

Genre : Friendship Till The End, Fluff

Rating : T

Duration : Drabble

Summary : Xiumin mirip Mocchi dengan segala gembungan di kedua pipinya, dengan rasa manis saat ia tersenyum, dan juga serasa tersedak mocchi saat ia meminta yang aneh-aneh.

** Mr. Mocchi **

“Belikan ya?”

“Tidak!”

“Ayolah!”

“Tidak!”

Kita teman”

“Tidak, Xiu”

“Teman selamanya”

“Yak! Kubilang tidak, ya tidak!”

Xiumin berhenti berjalan. Kedua pipinya menggembung dengan semburat merah menempel di sana. Ya, kami baru saja pulang dari toko hadiah keluarga Xiumin. Aku bekerja sambilan di sana, dan dia hanya menungguku. Bibi Xiu bilang, Xiumin dititipkan di rumahku selama beberapa hari karena bibi ada urusan bisnis mendadak. Ugh, berkali-kali aku bertanya, berapa umur anak ini? 3 tahun? 4? Atau 5 tahun? Kemudian, dunia akan meneriakku hal  yang sama. Dia pria berusia 21 tahun, nak!  Ibu memang pasti akan menerima anak itu dengan baik, tentu. Ibu bahkan sudah menerimanya sejak aku masih dalam kandungan. Well, anak itu lahir 13 bulan lebih awal daripada diriku. Sudah kubilang, usianya memang lebih tua dariku, namun isi kepalanya berbanding terbalik dengan wajahnya. Dia itu bodoh, lebih bodoh dari balita.

Kejadian seperti ini sudah biasa dalam kehidupan sehari-hariku. Kenapa? Karena rumahnya hanya berjarak 15 cm dari dinding pemisah rumah keluargaku, bung. Aku tahu ia hanya berpura-pura, buktinya sekarang ada derap langkah kecil mengiringiku. Tanpa perlu menolehpun aku tau Xiumin sedang berjalan.

“Xiumin, bisakah kau percepat langkahmu?” tanyaku sembari menoleh ke belakang. Bukannya mendengarkan, anak itu justru sibuk mengoceh sendirian.

“Pohon, tahukah kau? Aku punya teman yang sangaat baik. Namanya meixiu. Tapi, sekarang ia sedang marah padaku. Padahal aku hanya meminta dibelikan robot ultraman, bahkan sedang diskon besar-besaran. Bisakah kau katakan padanya kalau aku sangat menginginkan robot itu?” oh Tuhan, selamatkan aku dari anak ini sebelum hatiku terenyuh.

“Ayo kita pulang, Xiumin,” ajakku sembari merangkulnya. Masih dengan pipi yang menggembung, Xiumin mengikuti langkahku.

“Apa sih sulitnya membelikan robot?” gumamnya sembari memainkan ujung syalnya. Kemudian Xiumin mengeluarkan ponselnya dari saku, mengetik sesuatu disana dan menaruhnya kembali. Tak lama kemudian, ponsel itu berdering tanda ada pesan masuk. Aku hanya meliriknya, penasaran apa yang akan dilakukannya setelah ini. Xiumin menyentuh layar ponselnya, kemudian membelalak.

“Mei, Lihat!” Serunya sembari menyodorkan ponsel touchscreen itu kehadapanku.

Mei, Bibi sedang ada urusan sekarang. Tolong belikan Xiumin robot ultraman ya, bibi akan mengganti uangmu. Xie-xie

Aku mendeliknya tajam. Xiumin, tahukah kau aku bukan anak kecil yang akan dengan mudah percaya itu pesan dari ibumu? Setelah melihat aksimu sebelumnya? Jangan gila.

“Tidak, tidak, dan tidak, Xiumin” Xiumin kembali menggembungkan pipinya

“Kau payah, padahalkan ibu sudah menyuruhmu” ujarnya sembari mengambil ponselnya

“Ibumu sedang tidak ada uang, Xiumin. Maka itu, beliau harus keluar kota untuk urusan bisnis. Mengerti?” tanyaku, Xiumin tidak mengangguk. Anak itu hanya mendengus sebal sembari mencibirku. Otakku berputar. Memikirkan hal lain yang ‘disukai’ Xiumin, dan Ta-Daaa! Aku menemukannya. Aku melepas rangkulanku dan berlari kecil ke kedai di pinggir jalan setapak. Lalu kembali dengan semangkuk kawaii mocchi  ditanganku. Xiumin melirikku, kemudian tersenyum senang.

“Nyonya Mocchi! Kau datang!” Serunya sembari mengambil mangkuk mocchi  yang kupegang. Kemudian kami menghabiskan waktu pulang dengan kelembutan mocchi yang menumpuk di rongga mulut.

** Mr. Mocchi **

“Aku selalu suka Mocchi!” Teriak xiumin sembari merangkulku hangat.

“Bukankah kau lebih suka robot ultraman?” godaku santai. Xiumin langsung menjatuhkan mangkuk Mocchi yang tadi dipegangnya dengan hati-hati. Alisku bertaut, mencari kesalahan yang kuperbuat. Kemudian aku sadar saat Xiumin menatapku dalam,

“Aku masih mau robotnya.  Belikan ya?” Tidaaaak! Dunia ceriaku yang dibangun beberapa menit lalu hancur hanya dengan kata-kata bocah mocchi itu.

FIN

9 thoughts on “Mr. Mocchi

  1. pengen cubit pipinya xiumin, terus kubawa pulang deh habis baca ini >,<

    aduuuh, aku masih ga percaya lho kalo si cowok satu ini tuh paling tua di ekso, mana dia mukanya baby face dan kayaknya aging backwards gitu, bikin envy kan jadinya u__u
    dan xiumin disini bocah banget, bikin gemes~ yakin tuh dia umurnya udah di atas dua puluh? masih minta ultraman? apakah wajahnya yang terlalu imut memengaruhi kepribadiannya? /dor/😄

    dan aku sangat bisa membayangkan si mochi xiumin ini… oke oke, jadi kalo dulu dia baozi, sekarang dia jadi mochi juga ya? hahaha xD

    aku suka ini, dan pas di bagian ending itu rasanya pengen getok si cewek deh…. aduuuh, udah lupa juga, kenapa malah diingetin -____-"

    okay, krn aku bingung harus bilang apa lagi, jadi mari kita sudahi komentar yang ga jelas arahnya ini /dor/
    besok kalo ada fic baru aku dibilangin yaa😀 see ya ^^

    • hai kak, yakin dong. ultraman? well akupun juga gak kepikiran apa lagi yang dia mau. hhee seuju! wajahnya amemang mempengaruhi ini semua! termasuk mengacak ngacak otakku dan menimbulkan inspirasi aneh seperti ini.

      iya, aku pingin dia merangkap sebutan, kekekeke iya nih bloon tuh cewek*emang siapa yang ngetiik?//kicked//

      see you too, thanks for comment ^^

  2. apa ? mau robot ultraman ? aku beliin deh, AKU BELIIN !😄
    Ya Tuhan, jarang banget bisa baca ff minseok dan sekalinya baca kena yang unyu-unyu kayak gini argh !
    you’re killing me, jinjja~
    aaa kebayang banget itu gimana imutnya minseok waktu minta-minta robot ultraman >.<
    so minseoki weakness is mochi, right ? haha
    itu pingin ketawa banget liat endingnya, padahal si cewek udah seneng-seneng gitu ngeliat minseok lupa ama robotnya haha, eh si minseok malah minta dibeliin robot lagi, dasar kiddo😀

  3. Aigooo >.< *cubit gemes pipi baozi*
    kalo cuma beli robot sini aku beliin, beli mochi sekalian yang jual juga gpp deh. LOL!
    Jarang banget nemu main castnya xiumin selama ini, dan finally, i found it😀

    Sering2 buat FF fluff begini yaa🙂

  4. Aduh, Dhila… kenapa Xiumin ngegemesin banget di sini? Pengen deh aku cubit pipinya. Karakter dia di sini unyu banget. Aku senyum-senyum sendiri pas bacanya.

    Dan gak salah, nih? Umur 21 tapi masih suka main robot-robotan? Ultraman lagi, hahaha xD

    Terus part mereka yg makan kue mocchi itu sweet banget. Meskipun aku gak ikutan makannya tapi ngebayanginnya aja udah manis xD

    Buat lagi dong fluff kaya gini, Dhil.
    See you, Dhila.

    • HahahahaXD Mr. Mocchi! Yaampun, aku aja udah lama gak liat post ini. Makasih yaaa udah dibawa menyelusuri post lama ini :’ and btw ini jaman-jaman aku masih bapuk juga tulisannya hehehe.

      Nah itu dia, sumpah ya pas nulis ini sih emang gemes banget sama woomin, gak ngerti lagideh sama dia. Lutjuk banget lutjuk. Ahahaha makasih! Iya ya, sekaligus laper kalo aku,Fra :’) Anyway thanks yaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s