Bubble Tea Time

  • 2013-05-09-17-28-06_deco
  • Title: Bubble Tea Time
  • Scriptwriter (Author): Dhiloo98
  • Main Cast: EXO K Oh Sehun, EXO M Xi Luhan
  • Support Cast: EXO Member
  • Genre: Fluff, Brothership
  • Duration (Length): Drabble
  • Rating: T
  • Summary : Tidak ada yang lebih buruk dari kemarahan sang maknae, Sehun. Tapi diantara itu semua, Luhan selalu memberinya bubble tea. Karena, Luhan tahu Bubble Tea Time yang tepat untuk Sehun.

**Bubble Tea Time**

“One , two, three, four” TAP TAP TAP. Kedua namja didepannya bergerak sesuai irama, seseorang menatap sebal ke arah keduanya.

“Five, six, seven, eight” Tubuh keduanya melayang ke udara kemudian bergerak mendekat.

“Hyung, aku lapar!” seru Sehun~terlalu bersemangat untuk orang yang sedang lapar~. Musik di ruangan itu berhenti berputar. Salah satu dari kedua namja tadi memutar bola matanya, sudah bosan dengan kelakuan sang maknae. Sedangkan yang satu lagi hanya menghela napas,

“Sehun, aku sedang berlatih. Kau bisa makan sendiri kan?” tanyanya sabar. Namja kecil berhidung mancung itu mengerucutkan bibirnya.

“Tapi, Sehunie inngin makan bersama hyung!” Luhan menghampiri Sehun yang duduk dipojok ruangan, kemudian mengacak rambut sang maknae.

“15 menit lagi, aku akan menemanimu makan, okay?” tanyanya selembut mungkin. Sehun berdecak, tapi sedetik kemudian anak itu mengangguk,

“Baik. Aku akan terus menghitung, hyung” katanya sembari membuat suara ketukan detik dengan decakan lidahya. Luhan hanya tersenyum kecil sembari menggeleng.

“Kai, ayo kita lanjutkan.” Namja berkulit gelap yang dipanggil Kai hanya mengangguk sembari menyalakan musik lagi.

**Bubble Tea Time**

10 menit 21 detik kemudian..

“One Two Three ~FOUR!” Sehun ikut berteriak di hitungan ke empat. Juga ikut melompat bersama Luhan dan Kai. Kai berdecak dengan alis terangkat.

“Sehun, apa ini sudah 15 menit?” Kali ini Jong In bertanya dengan kedua lengan terlipat didepan dada. Sehun mengerucutkan bibirnya, pandangan matanya tak fokus. Luhan dan Jong In tahu ia sedang mencari-cari sesuatu di dalam otak kecilnya.

“Ini sudah 15 menit!” ujarnya dengan mata terbuka lebar menghadap Luhan. Lagi-lagi lelaki itu hanya tersenyum kecil sembari menggeleng.

“Sehun berbohong! Ini masih menit ke 10 detik ke 21 dari perjanjian tadi.” Sehun menatap Jong In sebal atas perkataan lelaki itu barusan.

“Masih ada 5 menit lagi kan?” Luhan bertanya selembut mungkin.

“Hanya 4 menit 39 detik hyung” Sehun berkacak pinggang. Luhan menggeleng kecil, kemudian matanya menerawang arloji di tangannya.

“Baik, dalam 4 menit kita akan makan bersama. Okay?” Penawaran yang bagus Luhan, Sehun mungkin akan setuju. Kemudian, detik selanjutnya Sehun mengangguk dan kembali ke posisi duduknya tadi.

**Bubble Tea Time**

“Sudah 15 menit, ge!” Ujar Sehun masih dengan nada gembira. Jong In kembali berdecak, dan Luhan kembali tersenyum kecil.

“Baiklah, Sehunie. Ayo, kita makan!” ajak Luhan sembari mengamit lengan Jong In.

“Ge, Jong In tak akan jatuh jika tidak dipegang” Sehun berkomentar dengan tangan menggenggam kotak bekal yang dibawakan Kyungsoo tadi pagi. Menit selanjutnya, ketiga namja itu sibuk dalam kegiatan mengunyah mereka masing-masing.

“Sehun, bagaimana sekolahmu?” tanya Luhan. Sehun menatapnya,

“Hebat, ge. Sekarang banyak sekali yeoja-yeoja yang meneriaki dan mengejarku” jawab Sehun dengan mulut penuh makanan.

“Itukan karena ada aku disampingmu!” celetuk Jong In. Sehun mendeliknya tajam.

“Tidak, ge. Jong In berbohong!” katanya setelah berhasil menyelesaikan kunyahannya. Luhan tertawa renyah, kemudian mengacak rambut Sehun.

“Jinjja? Wah, dongsaeng hyung terkenal sekali.” Pujinya. Sehun tersenyum bangga,

“Tentu, aku inikan Oh Sehun EXO K” Jong In mendeliknya tajam. Oh mungkin mereka berdua berniat mengadakan ‘gulat’ setelah ini. Untunglah ada Luhan yang peka disana. Lelaki itu mengacak rambut Jong In dan Sehun bersamaan.

“Hyung bilang, keduanya sama-sama terkenal” Jong In kangsung tersenyum, sementara Sehun menatapnya sebal.

“Apa kau? Mau kutambahkan lagi lebam-lebam di kakimu?” Jong In berkata dengan nada penuh ancaman. Err, Luhan ada disana, dan sekarang ia mulai ketakutan dan menyesali keberadaannya diantara dua manusia yang usianya lebih muda dari dirinya.

“Eum, anak-anak, sebaiknya kita lanjutkan makan ya,” ajak Luhan sembari memisahkan kedua lelaki yang sudah mengirim ‘petir’ dari mata masing-masing.

“Ne, hyung. Huh dasar bocah!” mendengar itu amarah Sehun memuncak lagi. Namun, karena ada Luhan Ge-nya, ia meredam semua itu.

“Aku bahkan menyesali berada di sekolah yang sama denganmu.” Ujar Jong In lagi. Oh tidak, wajah Sehun memerah sampai ke telinga, buat ia terlihat seperti kepiting rebus. Luhan menatap Jong In dengan tatapan memelas, seolah menyuruhnya untuk menghentikan semua ini dan kembali makan dengan tenang.

“Yak! Kau!” Teriak Sehun dengan tangan terkepal siap meninju Jong In.

“Sehun! Stop!” Luhan balas berteriak. Sehun iri untuk hal ini. Luhan Ge-nya justru membela Jong In daripada dirinya.

“Aku benci berada satu kelompok dengan kalian! Aku tak sudi bertemu kalian lagi!” ujar Sehun sembari duduk menjauh. Kepala Luhan serasa dihantam ribuan ton batu. Keadaan ini membuatnya pening. Apalagi, dua detik kemudian Sehun melempar kotak bekal yang tadi ia pegang. Ugh, Luhan membantu Kyungsoo untuk membuat bekal spesial Sehun tadi pagi. Tapi, Sehun justru membuangnya dengan seenaknya sekarang. Luhan membersihkan nasi yang berjatuhan,

“Sehun, cepat minta maaf” perintahnya tanpa menoleh sedikitpun. Suaranya terdengar datar, buat Sehun semakin kecewa pada Gege yang satu ini.

“Tidak mau! Aku tidak merasa bersalah! Rasanya seperti sampah, pantas dibuang” jawab sang maknae asal. Luhan memandangnya dengan tatapan kosong.

“Sehun, kau payah.” Ujarnya. Sehun membelalakan matanya, sedangkan Luhan langsung menutup mulutnya untuk hal barusan. Sehun segera meninggalkan ruangan itu dengan air mata berkumpul di pelupuk.

**Bubble Tea Time**

GRUSAK GRUSAK

Luhan dan Jong In, serta semua penghuni dorm sibuk mencari keberadaan sang maknae. Di kamarnya, di gedung sekolah, di kamar mandi, di atap, lemari, bath-up~Ugh, Chanyeol yang mengusulkan hal ini. Ia bilang, mungkin Sehun ditarik kedalamnya dan mati. Luhan langsung menatapnya kosong. Kemudian Baekhyun segera datang dan menunjukkan CD Film Paranormal Activity kehadapan seisi dorm. Chanyeol terkekeh, dan kecemasan mendadak hilang~. Mereka juga mencari di kedai-kedai terdekat. Namun,  maknae mereka tak kunjung ditemukan. Diantara hal itu, Luhan tahu kemana Sehun pergi.

**Bubble Tea Time**

“Sehun!” teriak Luhan lega sembari menempelkan bubble tea yang baru dibelinya tadi ke pipi Sehun. Jadi, selama ini, Sehun berada di ruang latihan dance mereka tadi, tertidur menghadap kaca dengan sungai kecil yang mengalir di kedua pipinya yang basah. Luhan bersyukur, setidaknya lantai ruangannya tidak tenggelam oleh air mata Sehun. Ia juga bersyukur Sehunnya tak jadi mati dalam bath-up seperti yang tadi Chanyeol bicarakan.

“Gege datang!” serunya dengan senyuman lebar yang kini menghiasi wajahnya. Luhan kembali tersenyum lega dengan Sehun yang sibuk meminum bubble tea disampingnya.

“Maafkan gege ya?” katanya selembut mungkin. Sehun menghentikkan aktifitas mengunyah bubble nya, kemudian menatap Luhan heran.

“Memangnya gege salah apa?” tanyanya balik. Luhan menggeleng,

“Tidak,tidak ada apa-apa, Sehun. Gege hanya berlatih acting. Minumlah, setelah ini kita pulang ya?” ajaknya. Sehun mengangguk. Luhan kembali bersyukur, setidaknya ia tak perlu melihat Suho hyung yang kebingungan karena maknae mereka terus-terusan menangis. Maka, dengan anggukan itu, mereka pulang dengan senyuman melekat, juga rona merah di pipi Sehun akibat terlalu banyak tersenyum.

**Bubble Tea Time**

“Kami pulang!” ujar Sehun di pintu masuk. Ke 10 lelaki beserta sang manager yang sudah terduduk frustasi di sofa ruang tengah mendadak berdiri dan tersenyum lega sat kepala Sehun menyembul dari balik tembok pembatas.

“Oh, semuanya sedang berkumpul ya? Manager hyung juga datang! Hebat!” ujar Sehun gembira. Luhan hanya mengedipkan matanya beberapa kali, menandakan semuanya baik-baik saja. Mereka semua duduk tenang di sofa, meski tanpa pembicaraan apapun.

“Jadi, Sehun sudah tidak payah lagi ya?” ujar Jong In yang baru keluar dari kamar mandi dengan santai. Semua mata mendeliknya tajam. Sehun langsung menjatuhkan bubble tea nya ke lantai. Kyungsoo bersyukur bubble tea itu sudah habis, jadi ia tak perlu repot-repot membersihkan karpet yang baru dipasang semalam. Tapi, Sehun kembali memenuhi matanya dengan cairan bening. Luhan menutup wajahnya frustasi. Mungkin seharusnya mereka memplester mulut Jong In terlebih dahulu lain kali.

“Gegeeee!”

FIN

11 thoughts on “Bubble Tea Time

  1. hellooooow, saya datang memenuhi undangan😄
    errr, gimana kalo aku bilang.. fokusku disini malah SeKai, bukan HunHan-nya? /dor/
    habis aku suka kalo Luhan tuh perhatian sama keduanya, yang emang sih, dua-duanya itu masih kaya bocah semua, childish banget > <

    dan aku suka gimana kai godain sehun mulu, kayaknya dia emang seneng ya kalo bisa liat sehun ngambek sama marah, hahahaa😄 lanjutkan deh, aku juga suka kok tiap ada adegan sehun ngambek gara2 dicuekin luhan /heh/

    terus itu pas nungguin yang 15 menit itu apa banget xD sehun rajin ya, melototin jam sampe segitunya, sampe ke menit dan detiknya pun diitungin~ tenang ajalah nak, Luhan mau gimana2 nggak bakal berpaling ke kkamjong kok, kan kai-nya udah sama aku /maafkumat/ xD

    dan aku suka endingnyaaaaa~ jongin bikin rusuh ye, hobi amat bikin sehun kesel dan luhan pusing gara2 harus dijadiin tempat mengadu terus-terusan… wakakaakak, lanjutkan kejahilanmu, kkamjong! /kicked/

    okaaay, segini dulu dan see yaa, tetep semangat nulis ya Dhilaaa!😀

    • Allo kak amer! duh senengnya dirimu memenuhi undangan yang saya beri kemaren. kikikik. lagi seneng nih akibat jadi author IFK //kicked//dibuang kai ke ciliwung//andwaee//

      ya, disini emang aku tuh fokusin di kailu sama hunhan. jadi adil dan dibagi rata aja gitu. abis kalo enggak nanti sehun ngubah rambut aku jadi paddle pop terus kita jualan es krim bareng ke semua mini market di indonesia//jangan sampe ya Allah// terus nanti namaku diganti jadi odilt hii kan gak mau.. jadi aku buat sama rata deeh.

      yang nunggu 15 menit itu emang aku pecah otak untuk si sehun, kikiki, abisan kalo dia diem pasrah nunggu gitu agak gak bagus dilihat ya kayaknya? makanya kubuat begitu

      okay, kak. see ya! pasti tetap semangat kok!
      kakak juga buru buru comeback lagi dong! kalo bisa pas video teaser exo pertama kali keluar, biar jodoh! ^^
      thanks for long comment, i really like it!

  2. holaaaa dhilaaa~ kak datang, makasi atas undangannya dan maap ya telat ini > <
    sbg hunhan shipper, ini apaan sikap sehunnieeee?? demi apa coba dy sampe ngitungin itu detik2nya dan mau bercurang dikit..hahaha

    dan luhannie my hubby, koq kamu sabar sekuli ya ngadepin itu childishnya sehunnie? ((ya iyalah, dy kan maknae)) tapi kkamjong ini ya, jailnya tiada dua bikin sehun meledak2 (emank petasan) /kicked/ tapi kenapa cara marahnya itu lucu? ngilang smpe bikin heboh satu dorm termasuk manager dan akhirnya luhan yg nemuin..

    duhh, ngebayangin sehunnie nangis banjir air mata koq jadi kasian ya? dasar kai nakal (jewer kkamjong) /kabursebelumdiserangamer/ dan dy lupa gitu aja masalahnya..tapi ya..tapi…itu ngapain si kkamjongin ngomongin lagi??? setuju deh sama luhan, klo mulut si kkamjong kudu diplester..hahaha

    lucu kocak ini ceritanya…keep writing ya ^^

    • holla kakaaaaaaaak…. akhirnya! akhirnya! akhirnya kakak dataaang. wkwkwk ne, aduh itu undangannya masa lebih bagus dari kartu undangannya sunatannya odult!*eh? apa ini?

      sebagai hunhan shipper juga, aku juga gak ngerti sama sikapnya sehunie disini. dia agak err,, aneh. padahal aku sendiri yang nulis ff yang sudah kuberi bumbu bumbu nista ini, kkeekekeke. Oh itu mungkin penyebabnya sehun ganti nama jadi odult. wkwk mungkin dia hobi dengan odult.. ckckck

      well, sebagai gege yang bertanggung jawab luhan emang harus kebal ngadepin bocah bocah tampan seperti odult dan kkamjong.. ya, sehun ngilang aja itu ampe mengguncang Narnia loh kak.*apa hubungannya?//dasar author gila//ya, kan aku dhila. jadi kalo gila gak masalah dong//kicked//

      aku juga terharu kalo ngebayangin si odult kecil kita yang manis kaya eskrim paddle pop itu menangis senista itu. hahahaha. maafkan sayaa.
      aduh, kalo mulutnya kkamjong beneran di plester, berarti bibirnya makin sekseh gimana gitu dong ya kak??! wkwkwk

      ne, i’ll keep it!
      gomawo for review! ^^

  3. Ya ampun lucu banget ini :))
    Kesannya malah ke sekai moment daripada hunhan moment.

    Dapet banget deh feelnya ^^
    Suka karakter sehun yang seakan2 langsung lupa apa yg abis dialami cuma karena buble tea!

    Daebak!
    Keep writing Dilla ^^

    • aaa.. kakak juga lucu banget karena udah comment disini!! *gombal macam apa ini//kicked//
      ya, aku kan gak tega juga sama si kkamjong kalo dia didiemin gitu aja..

      gomawo..
      ne, aku juga suka sama karakter oddultku yang manis super duper bikin gemas itu.. kekeke

      immocha juga daebaak!
      ne, gomawo for review ^^

  4. Whoaaaa, hunhan hunhan hunhan>\\\\<
    Love this fanfic very much unn ;;A;;
    Baguuusss, apalagi sehunnya. Duh duh, bikin meleh gitu, cara marahnya juga lucu, pikun(?)nya juga lucu, dan apa ini jonginie? Kau.. kau.. kau jahat sama maknae. Kita putus!! T.T /nangisdipojokan//lapingusdibajuluhan/
    oke sekian, keep writing^^)9

    • haii lusiiiiii, ah aku merasa dapet heart-attack! Makasih ya dearest :* komen di sana dan di sini dan di mana-mana, dan ah, aku juga dari line 98, lusi😀 nama kamu mirip sama karakter di film Narnia, keren. hehehehe
      keep watching too! i love youuu

      • Kekeke, iya. Aku sedih bingit*apaancoba* soalnya aku suka baca FF di wp, tp baru bikin acc di wp tdi siang u.u
        Jadi kesannya kok aku jd silent reader heuheu;_; *curhatcritanya

        Oke salam kenal dhila x) fanfic kamu keyen-keyen
        Aku fans kamu, kak dira, kak amer, dan author yang suka nulis fanfic exo tp aku gatau namanya._.

        Loh kamu gatau ya? Itu yang nulis naskahnya aku, makanya aku namain ‘lucy’ kekeke *ngaco

        Love you too:*:*:*:*

      • wah iya, seneng bisa denger namaku di sebelah kakak kakak terlopelope tersebut.😄 itu.. mereka berdua… kakak kakak penulis terjjang sepanjang aku jadi scriptwriter! ^^ udah coba kenalan belum?
        oh, jadi kamu pake nama samaran C.J Collin ya?😄 hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s