Baby, Don’t Cry

jjj

 

|| Title : Baby, Don’t Cry || Scriptwriter : dhiloo98 ||

|| Main Cast : Byun Baek Hyun and You || Genre : Romance, Slight || Duration :  Drabble || Rating : T ||

Baby, don’t cry because my love will protect you
.
.
.

Malam itu bulan bersinar dengan awan kelabu yang menutupi sebagian cahayanya. Suhu di pertengahan Desember mencapai titik beku dan membuat lapisan putih menumpuk di beberapa tempat.

“Baek,

Suara itu terdengar parau. Tangisan mengisi wajah rupawannya.

Aku mencintaimu.”

Mereka hanya perlu bertemu. Membicarakan semuanya. Saling memeluk dan ungkapkan segala kegundahan dalam hati. Bukannya justru saling melempar tangis dan pukulan.

Aku harus kembali ke Kanada.”

Suhu sangat dingin kala itu dan Baekhyun memilih untuk menerima pukulan itu di pipinya. Sangat keras. Sangat sakit. Tapi tak sepedih apa yang ia rasakan jauh di dalam hatinya.

Kenapa?”

Baekhyun memandang gadisnya. Menghapuskan air mata yang meluncur di kedua sisi pipi gadisnya.

Kau tidak mengerti, sayang.”

Ya, ya, tidak ada yang mengerti. Baekhyun sendiri juga tak tahu mengapa. Ia hanya perlu berada jauh dari gadis itu.

.
.
.

Alzheimer-

Prediksi ingatan tak lebih dari satu tahun.

Mungkin toleransi enam bulan jika aku beruntung.

Seberapa banyak aku mencoba, tak akan mampu menghindarinya. Karena cepat atau lambat aku akan kehabisan semua memoriku bersamamu dan kabar terburuk : kematian.

.

.

.

Baekhyun menenggelamkan gadis itu dalam dekapannya,

Aku tak bisa. Kau terlalu berharga.”

Suhu semakin menurun dan Baekhyun hanya dapat mendengar suara tangisan gadisnya. Suara yang membuatnya tersayat dan dihujam ribuan pisau kasat mata.

“Baby don’t cry,”

“Because my love will protect you.”

Sinar bulan membias dan menerpa wajah rupawan itu. Ditemani dengan tiupan angin di malam natal, ia memejamkan matanya.

“Pembohong,”

Kau bahkan berjanji bahwa cintamu akan melindungiku.

Gadis itu menatap bayangan tubuhnya di cermin, penuh luka bekas sayatan – yang tentunya ia buat sendiri. Bibirnya membentuk seringaian. Seringai penuh kepedihan yang tak terhingga.

“Baek, aku merindukanmu,”

Tangannya terkepal di dada. Berusaha memantapkan hatinya. Seandainya ia dapat, ia ingin memohon pada bulan di langit malam. Sekadar sampaikan salamnya pada lelakinya. Pemuda yang menghilang dan tak pernah kembali.

Byun Baekhyun

FIN

 

3 thoughts on “Baby, Don’t Cry

  1. Halo, Dhila
    Wow, ada fict Bekyon. Makanya langsung meluncur ke sini. Maklumlah, ultimate bias😀

    Ini sebenarnya Baekhyun ditinggal ceweknya pergi ke Kanada gitu ya? Terus apa hubungannya sama Alzhaimer? Emang siapa yg menderita Alzhaimer? Aduh, koneksi otakku lagi lemot😀

    Tapi aku suka, Dhil. Feel-nya dapat banget. Mungkin karena narasinya yg spektakuler, hehe. Aku pengen menitikkan air mata tapi kutahan, nanti puasaku batal lagi😀

    Genre Angst is not bad, lumayan menguras emosi. Tapi agak aneh kali ya kalau ngebayangin Baekhyun mukanya serius terus berderai air mata /cielahbahasanya/
    secara dia kan cabe-cabeannya EXO, hahaha😀

    Okay, Dhil. Sampai ketemu di komenanku berikutnya. See you🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s