Dance, Dance, and Dance

Dance, Dance, and Dance

 

|| Title : Dance, Dance, and Dance || Scriptwriter : dhiloo98 ||

|| Main Cast : Zhang Yi Xing and girls || Genre : Romance, Fluff, Horror, Mistery ||

|| Duration : Drabble – 392 words || Rating : Teen ||

 // A script by \\

@Futureasy

Summary :

Aku mencintaimu, tapi –

A/N :

This is another fic harapan aku yang terkubur dalam – dalam. Well, aku sebenarnya pingin bangatt ikut kursus nari, tapi, yah sudahlah. Tapi, soal seterusnya, aku sama sekali tidak berharap demikian! Sungguh, aku bete banget malah. Happy Reading!

 

(P.S) Buat yang mau ngobrol mention aku aja melalui uname di atas. Thanks.

 

.

.

.

 

Sore itu mentari bersinar padam di cakrawala. Langit berwarna terang dan telinga Zue dapat mendengar gerutuan kesal para pejalan kaki di luar sana. Well, mereka tengah berada di studio tari tua yang berada di sudut perkotaan.

Tidak memedulikan keadaan masing – masing diri, baik Yi Xing maupun Zue sama – sama serius meliukkan tubuh mereka. Terkadang berputar, terkadang merunduk, kadang juga melambung rendah.

Peluh – peluh menetes tak tertahan, bersamaan dengan berhentinya Zue untuk menari. Gadis berdarah campuran eropa itu berjalan ke sudut ruangan, mematikan lampu di sudut dan bergegas beranjak.

“Hey!” Zue terkikik mendengar protes Yi Xing yang lebih mirip suara nenek tua terjepit pintu lemari.

Lucu sekali, meski studio tari itu mendadak gelap, dua insan itu tetap tak berkeinginan untuk memulai pembicaraan.

“Zue,” Yi Xing bersuara. Merasakan kehadiran gadis itu lebih dekat dan dekat.

Memejamkan matanya, Yi Xing menggerakkan lengannya ke pinggul gadis itu. Memeluknya sembari menyenandungkan lagu dansa antara tahun dua puluhan dan membawa tubuh keduanya menari dengan anggunnya.

Yi Xing menahan napas saat merasakan gadis itu menaruh dagunya di lekuk bahu bagian kanannya. Tak pernah sedekat ini, tak pernah semenegangkan ini.

“Zue, begini,” memutar tubuh gadis itu, Yi Xing kembali bersuara, “Kau tahu kan bahwa menari adalah bagian dari hidupku?”

Merasakan gadisnya bergeming, Yi Xing melanjutkan, “Menurutku, kamu juga seperti tarian. Layaknya candu dan aku tak bisa lepas dari dirimu.”

Mendengar itu, Zue kembali menahan tawa. Gadis itu membekap sebagian wajahnya dan berpikir bahwa bagaimana bisa seorang Zhang Yi Xing berkata se-cheesy itu.

“Aku mencintaimu, jadilah gadisku,”

Yi Xing merasa lega, tentu saja. Tapi, tak lagi demikian saat mendengar suara tepukan tangan Zue.

“Lucu sekali, Yi Xing,” serunya. Yi Xing menaikkan sebelah alisnya. Di balik kegelapan, ia melangkah mundur – tak lagi menari bersama.

“Zue?” bersamaan dengan itu Zue menyalakan lampu studio tari. Membuat seantero ruangan dipenuhi cahaya yang menyilaukan mata.

Zue berlari memeluk Yi Xing. Merasakan kehangatan punggung lelaki itu dari belakang.

“Manis sekali,” tuturnya lembut. Air mata mengalir indah menuruni lekuk pipinya.

Tapi, seakan menjadi perusak momen, Yi Xing memegang telapak tangan Zue yang melingkar di sekitar pinggangnya. Tangannya berkeringat dingin, Zue tahu itu.

“Zue?”

“Ya?”

Hening sesaat, Yi Xing menambahkan, “Aku mencintaimu, Zue,”

Gadis itu mengangguk dan mengesampingkan egonya, berkata, “Aku juga mencintaimu, Zhang Yi Xing.”

Manis. Tapi, kening Yi Xing kembali berkerut.

“Kalau kau memelukku dari belakang, lalu siapa yang tadi menari bersamaku?”

Fin.

A/N :

Ngahahaha! Apa ini, dhil? Apa iniii? Wih kan aku juga takut nih abis nulis ini😄 percobaan pertama terhadap fic bergenre mistery dan horror. Meskipun masih diselingi sama genre Romance dan fluff sih, hahaha. Okay, keep support and don’t forget to say something in the comment box.

2 thoughts on “Dance, Dance, and Dance

  1. hai dillo :3
    xiixixixixix tiba” pengen mampir
    selalu drabble mu itu akhirnya beres (?) iri banget aku -.-
    tp aku ngerasa aneh… bagian horornya dimana, sayong? aku yg gak konsen apa aku yg udh bebel horor.. entahlah
    secara aku pecinta horor wkwkwk

    terima kasih :3 selalu suka ama tulisanmu, Nak (?) wkwk

    • Hai Kakak!
      To be honest, aku udah baca komen kakak ini dari kapan tauu, tapi baru bisa bales sekarang nih. Maafkan akuuu

      Terus, thanks bangat udah baca dan komen dan ah udah suka sama drabble aku ini.

      Bagian horror adalah pada saat dansa. Jadi, di kegelapan yang berdansa sama Lay alias Yi Xing itu bukan Zue. Melainkan, sosok lain, yang gitu deh. Hahahaha maaf karena gak kerasa, Kak. Aku belum mahir. Tapi aku bakal berusaha untuk ningkatin kadar tulisan aku dalam setiap genre yang aku coba.

      Fighting!
      Thanks, Kakak :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s