With The Wind

tumblr_mzkddc9Bea1tpvoa1o1_r1_500

|| Title :  With the Wind || Scriptwriter : dhiloo98 ||

|| Main Cast : [GOT7] Bam Bam ; Kunpimook Bhuwakul, [GOT7] Kim Yugyeom, [15&] Baek Yerin || Support Cast : [15&] Park Jimin ||

|| Genre : Life, Friendship ||

|| Duration : Drabble || Rating : Teen || Back Song : 바람따라 ㅡ Led Apple ||

Summary :

Embus demi embus melambaikan helaian surai cokelat kokoanya, meniup kerinduan melalui riak air lautan yang memantulkan cahaya senja.

.

.

.

Kunpimook Bhuwakul bukanlah tipe pemuda yang sama seperti para hyung di dalam grupnya. Dia hanyalah salah satu warga daerah tenggara yang mampu masuk ke dalam manajemen artist ternama seperti JYP Entertainment. Namun, sama seperti yang ia pikirkan, kebetulan pun tidak cocok rasanya jika dirapatkan dengan keberhasilan debut dan segala kehidupan bermusiknya. Kun belum pernah tahu rasanya berada di suatu panggung yang memang diperuntukkan untuknya, belum. Dia pun berkeringat dingin sebelum memulai stage debut mereka yang sudah lebih dulu diiringi dengan teriakan-teriakan para fans. Seperti yang ia ketahui, pemuda berusia tujuh belas tahun sepertinya memang masih butuh banyak perbaikkan di sana dan di sini. Mengingat hal-hal itu justru membuatnya semakin digigit perasaan rindu akan rumah ;terutama ibundanya.

 

 

“Kamu melamun lagi?” Kun yang kini kerap disapa dengan nama Bam Bam pun menoleh. Pemuda itu mengangguk beberapa saat sebelum irisnya bertemu dengan si Gadis Jenius di sampingnya.

 

 

Baek Yerin menepuk-nepuk bahunya yang berlapiskan sebuah hoodie berwarna cokelat moka. Bersama deru angin yang menemani di pantai barat, Kun membiarkan kedua telapak kakinya membaur dengan pasir pantai yang halus. Dia menatap jauh menembus cakrawala.

 

 

“Aku rindu rumah.” katanya ketika Yerin ikut memandang langit berlembayung senja.

 

Keduanya tenggelam dalam saut-sautan suara burung laut, juga riak ombak yang bergulung-gulung. Saat itu, Yerin tidak dapat melakukan apa pun untuknya. Sementara gadis itu membenahi kain bermotif hawaii yang melingkari pinggulnya, Yugyeom tiba-tiba saja datang dari kejauhan. Pemuda berwajah oriental dengan pipi sedikit tembam dan postur tinggi itu membawa sebuah nampan ;yang mana mengalasi tiga buah minuman air kelapa.

 

“Kamu pun tidak bisa pulang, bukan?” Yerin bertanya di tengah-tengah tenggak-teguk minuman mereka bertiga. Dua pemuda di depannya menatap laut dalam sunyi.

 

 

“Memang tidak. Namunㅡ”

 

“Kalau begitu, cobalah. Cobalah untuk tetap tinggal.” ujar Yerin lagi. Gadis itu menaruh minumannya di antara pasir pantai, lalu berlari mendekati pasang-surut pesisir sambil tersipu-sipu.

 

 

Kedua pemuda yang dia tinggalkan di belakang hanya menatapnya diam-diam. Sama-sama berdentam, bersama-sama mengadu pandang.

 

“Dia benar.” Yugyeom mengedikkan bagian dagunya pada bayang gadis di depan sana. Dia menepuk-nepuk bahu teman sejawatnya itu, lalu memasukkan kepalan tangan ke dalam saku training hitam bergaris vertikalnya. Pelan-pelan Yugyeom memadu langkah, semakin mendekati riak air di bibir pantai ; mengikuti gerak-gerik Yerin.

 

 

Mungkin, mereka lagi-lagi benar. Homesick yang dirasakannya tidak sesuai dengan apa-apa saja yang telah ia korbankan di hari lalu. Sebelum menandatangani kontrak train pun, Kun sudah memantapkan tekadnya bulat-bulat. Dan sama dengan yang dibicarakan sepasang remaja yang merupakan rekan seusianya itu, Kun cukup tahu diri untuk mencoba menyamankan diri di Seoul ; tempatnya mengisi lajur hidup kini. Mengasah hatinya bahwa keputusan yang ia ambil bukan hal yang percuma, sehingga tidak ada satu konteks pun yang ia jadikan sebuah keputus-asaan.

 

 

Baru saja ia ingin mengejar kedua kawannya yang tengah bercengkerama itu, Kun buru-buru menoleh ke belakang. Embusan angin di pinggir pantai barat mengayunkan anak-anak rambutnya. Untuk pertama kalinya, pemuda itu memamerkan senyum manis setelah membiarkan hampir seluruh bagian tubuhnya bergejolak menuai pro dan kontra. Kun menyodorkan tangan pada bayang gadis yang berjalan mendekat, masih melempar sipu-sipu hangat.

 

 

“Park Jimin! Mari pergi ke pesisir sana bersamaku!”

 

 

 

Fin.

 

A/N:

Ini adalah another fiction that I wrote without hesitating😄 Begitu With the Windnya Led apple ngeplay, aku pun juga langsung ngetik sambil kebayang-bayang pesona 97 linernya JYP ent. Waw, makin cinta saja saya sama crack-couple ini. :3

 

 Komen does exist. Nyaww!

6 thoughts on “With The Wind

  1. Dhilllaaaaaaaaaa baiklah aku kesel karena 1) ini unyu banget dan 2) kamu ngga ngetag aku huhuhu. Ketahuilah bahwa minggu depan aku uts dan masih utang komen di sana sini termasuk family ficnya Kak Nyun yang-perasaan-udah-dipost-dari-jaman-kapan. Dan ini huahahahahaha kamu berhasil mengisi waktu-waktu soreku yang rada gabut sambil nungguin guru privat.

    Awalnya aku kayak ‘wow bambam nih mubazir banget kalo nggak dibaca’ ujung-ujungnya malah jambak rambut soalnya ada gyeom +yerin+jimin dan oh nooooooooo jangan bilang kamu ngeship bambam x jimin? Baiklah untuk urusan itu kita musuhan karena aku ngeship bambam x lalice /menjambak rambut sendiri/ HUAHAHAHA AKU NGOMONG APA SIH. EFEK STRESS UDAH MAU UTS.

    Intinya aku ngerasain banget gimana jadi bambam yang jauh dari rumah:’) jauh dari hatiku aja dia pasti homesick apalagi jauh dari rumah sini bam sini sandarkan kepalamu di pundakku. As usual bahasa kamu yang manis dan simple selalu sukses bikin aku iri! Dan Ya Allah aku masih ga bisa move on soal ‘Pelan-pelan Yugyeom memadu langkah, semakin mendekati riak air di bibir pantai ; mengikuti gerak-gerik Yerin.’ ITU MEREKA NGAPAIN TUH PACARAN YA CIE CIE CIE. /mala ditimpuk sendal musholla/ Intinya seribu hati untuk ficmu dhil bye, sukses uts-nya! /menghilang di balik reaksi redoks/<3❤❤

    • MALAAAAAA! /larikayakdumbwaystodie/
      Tahan mal tahaaaaaaan. waks!😄 okeee maafin aku okeeee. 1. makasih udah bilang begitu dan kamu harus tau kamu lebih unyu dari ini!

      2. Aku bakal ngetag kamu lagi yaaa kalo nulis hal unyu yang pantas seperti iniii<3 jangan bersedih. Aku emang gangetag siapa-siapa anyway hahahaha.

      Dan aku berharap banget dengan baca ini kamu sedikit kurang pikirannya sama uts pkn hari inii.❤ SEMANGAT MALAAAAA!!!! Ih… sama, mal… Aku juga ngutang komen di mana-mana. Di ficnya Kak Amer, di ficnya Ivana, di 2 ficnya kak Nyun dan di mana lagi aku lupaaa. Yaaa pokoknya bisa dibilang sepanjang drama week itu aku ngespot semuaa. :''' menyedihkaan.

      Owkay… owkay.. tahan deaar, err.. Aku ngeship Yugyeom-Yerin. Dan untuk Bam Bam, aku belum nemu yang cocok. Lalicemu juga bagus kook, sama-sama dari Thailand pula. Dan aku mau googling dia lagi biar afdol feelnyaa. Oiyaa, tunggu juga komenku yaa di fic Bam-Lalice muuu! Kemarin aku baru scrolldown hehehehe.

      TIDAAAAKSS! nah kan.. ini dia nih.. Mala banget. Biarpun lagi stress tapi tetep bisa bikin orang senyum-senyum {} /virtualhugs/ IYAAA NGAHAHAHA. MODUS YUGYEOM MODUS IH! /gemes/ yah begitulah, Mal. Namanya juga remajaa…. /krik/
      Byee jugaaa. Seribu sejuta makasih buat kamuuuu. Semangat dan sukses untuk uts kita semua line 98! /pelitamat98doang/ babaaaay!;;;)))

    • Haloo! Salam kenal aku Dhila dari line 98😀

      Makasih sebelumnya udah baca dan komen ini, yaaa. Anyway aku seneng banget notifku banjir uname kamu, hehe. Makasih sekalii.

      Dan yap! Aku juga suka gyeomrin! Kemaren udah maksa Yugyeom yang lagi on di akun got7official biar dia kasih pict bareng Yerin ya meski gak dibales, sih. Hahahaha.

      Okeoke seeyaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s