[Ficlet] Writing Material

image

|| Title : Writing Material ||  Scriptwriter : dhiloo98 ||

|| Main Cast :  [BTS’s Rapmon] Kim Nam Joon, [OC] Niella || Genre : School Life, Canon!AU, Fluff ||

|| Duration : Ficlet || Rating : Teen ||

||  Soundsoul : AKMU’s Subject ||

Summary :

Because when people write something, they needs subject. And without some object, those story wouldn’t be perfect.

.

.

.

Nam Joon mengetukkan ujung penanya pada permukaan meja. Menghitung ekstakta memang bidangnya, pun adanya dengan bidang sains. Nam Joon sudah sering memenangkan berbagai olimpiade hingga dirinya mendapat julukan “National’s Clever Boy”. Oh, tentu. Mereka semua menyebutnya begitu. Tidak terkecuali Niella, gadis bersurai legam dengan bentuk kepang pada masing-masing ikatan rambutnya. Teman-teman memanggilnya Ella, tapi Nam Joon lebih suka menyebutnya Niella. Well, nama gadis itu cantik menurut Nam Joon.

“Majalah sekolah kali ini akan dipublikasikan minggu depan. Senior Nam Joon harus mengumpulkan karangan bertema bebas pada deadline yang sudah kutentukan. Mengerti?”

Nam Joon mengangguk saja begitu gadis yang usianya lebih muda darinya itu berkata-kata. Mengarang itu cukup rumit bagi Nam Joon, tidak seperti sains dan matematika yang memiliki jawaban pasti. Pemuda itu bahkan belum memutuskan obyek tulisan, atau justru subyek yang harus ia tulis.

“Niella,” panggilnya kelewat bersemangat. Si gadis berkepang dua menoleh padanya dan tersenyum begitu Nam Joon memintanya mendekat.

“Ada apa, Senior? Apa ada masalah dengan karangan bebasnya?”

Nam Joon menggeleng. Pemuda itu nampak mengacak surainya sendiri sebelum menyodorkan kertas putih tanpa coretan, membuat Niella mengerutkan dahi ㅡberpikir keras. Gadis itu mengamati udara kosong, Nam Joon hampir salah mengira kalau ia bermenung. Tetapi, kenyataannya bukan itu. Niella kembali dengan goresan tinta pada selembar kertas putih itu. Ia menulis untaian aksara yang tertata rapi.

Jika satu hari saja aku diijinkan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan yang aku inginkan, maka aku akan menjadiㅡ

Niella melirik Nam Joon yang masih sibuk memindai isi kertas. Gadis itu menambahkan coretan kecil di pinggir kertas, bertuliskan Subject + Object. Ia mengakhiri aksi tulis cepatnya itu, tepat ketika pandangannya dengan Nam Joon bersinggungan. Ya, Niella lupa kalau pemuda di depannya itu adalah Pemuda Pintar Tingkat Nasional. Dia merasa malu telah mengajarinya.

“Maafkan kelancanganku, Senior. Aku hanya ingin memastikan bahwa kau mengetahui apa saja yang diperlukan untuk membuat sebuah karangan,”

Nam Joon menggeleng, “Tidak masalah.” katanya. Sejenak geming menenggelamkan mereka, dan Niella yang tersadar lebih dulu lekas beringsut menjauhi si pemuda.

“Niella,”

“Ya?”

“Boleh aku tahu, kenapa aku tidak mendapatkan tugas untuk membuat artikel saja? Kautahu, artikel memiliki sumber dan unsur-unsur yang kuat. Tidak seperti karangan bebasㅡ”

“Kau hanya perlu menambahkan subyek dan obyek, Senior Kim.” Manik Niella berwarna cokelat pekat, dan keduanya menunjukkan betapa ia tidak menyukai perbandingan di antara karangan bebas dan artikel. Hell, Niella bahkan sangat menyukai karangan bebas ketimbang segala artikel itu.

Melihat adik kelasnya itu memasang wajah tidak suka, Nam Joon buru-buru mengunci mulut. Lantas pemuda itu menulis apa-apa saja yang melintas di kepalanya, dan sesuatu yang memang telah membekas di dalam relung hatinya sejak lama.

“Niella!” seru Nam Joon sembari mencari gadis itu. Beberapa detik kemudian, yang dicarinya memunculkan diri di ambang pintu, lantas menghampiri Nam Joon.

“Tidak, berhenti di sana!”

“Ada apa?”

Nam Joon ㅡdengan senyuman khas di wajahnyaㅡ mengangkat kertas yang telah ia beri tulisan. Di sana ia melengkapi kata-kata yang sebelumnya dimuat oleh Niella. Dengan sipu-sipu, Nam Joon menularkan pada gadis berpostur tubuh mungil itu sebuah semburat kemerahan di pipi.

Karangan bebas pertama yang dibuat Nam Joon sangatlah pendek. Bobotnya mungkin hanya satu kalimat. Namun, apa yang berada di dalamnya sangat luas. Niella tidak akan pernah melupakan bagaimana ia turut membalas senyuman Nam Joon, di mana ia diam-diam memaksimalkan ingatan akan tingkah polah pemuda di depannya hari ini. Sekadar ingin merekatkan memori manis ini dalam kepala.

Jika satu hari saja aku seorang Kim Nam Joon diijinkan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan yang aku ia inginkan, maka aku ia akan menjadi seorang pemuda yang berani mengutarakan perasaannya pada seorang gadis jelita beriris cokelat pekat, Niella namanya.

“Lihat, kau menjadi obyek tulis dan aku sebagai subyeknya, Niella. Bukankah ini indah?”

“Tentu.”

Fin.

4 thoughts on “[Ficlet] Writing Material

  1. Beib, entah gimana aku gak dapet feel-nya dengan yg satu ini. Boleh kasih masukan, trkadang kau harus berganti suasana dgn genre-nya! Selingan komedi ga masalah, kan!

  2. Pingback: [BTS] Smile Season | ♣ futureasy's ciel ♣

  3. kampret ini dhila maksudnya apaan bikin fanfic kayak begini HAAAAAAAAAAAARGGGGGGGGGGGGGH AKU MATI KENA PENYAKIT GULA.

    sorry for the curse, tapi yang pertama kali muncul di otakku pas baca ini memang kata-kata itu. kampret banget, dalam arti yang baik banget. aku sih ini yes banget orang aku ikut senyum selebar samudera pas baca ini di terakhirnya itu sini deh rapmon aku gepengin aja sekalian, gimana? x(

    “Lihat, kau menjadi obyek tulis dan aku sebagai subyeknya, Niella. Bukankah ini indah?” kalo aku jadi niella, jawabannya bukan tentu lagi. tapi INDAH, INDAH BANGET YA AMPUN INDAH BANGET sambil retarded mode. terus rapmonnya ilfeel deh.

    AH udahlah kamu terkeren sepanjang masa, dhilaaa!{} semangat!

    • Rapmon memang kampredh punya biarkanlah dia tenang di alam sana vin hahaha. Hellothere!

      Nonono, itu curse yang buat aku diabetes pula lah saking memang manis artinya hahahaa. Tadinya aku bertanyatanya, apakah nama Niella pantas disandingkan dengan Nam Joon apa gimana tapi ya mengingat samasama N yowes lah aku tancap gas ajaaah. HahahaaXD

      Rapmon si anak pintar nasional semoga gaakan ilfeel, Vin. Sebab kan yunaw ya tampangtampang Baek Seung Jo gitu kalo udah setia sama satu pujaan hati ya di situsitu saja takkan berpaling seperti aku yang memalingkan banyak oppars. Hohok

      Kamu juga terkeren tercihuy terlovely sepanjang masa!😀 Getwelllllreallllyyyyfasstttt, dear… semangat, Evin {}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s