[Ficlet] Night Guards

image

Night Guards

Cast; [Infinite] L, [f(x)] Krystal | Genre; Life, Romance!Slight, Conflict | Rating; G | Duration; Ficlet

Sayangnya, begitu aku mengungkapkan, ucapanku justru direnggut angin lalu.

.

.

.

Desingan angin berlalu begitu saja ketika tapak kakinya bergemeletap di sepanjang gang. Jalanan gelap di hadapan bukan lagi bagian aman, melainkan berbalik memancarkan impresi ngeri yang aku takuti. Kami berjalan dalam geming yang mencengkeram hampir seluruh badan, tetapi aku masih saja urung berucap apapun. Saat itu, rembulan di langit menggantung damai sembari menyiprati pandangan kami dengan sinar peraknya. Keringat dingin membasahi tubuh setiap dua belas detik sekali, seluruh penginderaan mengirimkan impuls banyak-banyak sampai rasa pusing melanda kepala.

Seandainya ada yang tahu, aku pun merasa ditenggelamkan dunia pada saat itu. Aku berangan-angan ada yang mengerti, tetapi ada kalanya aku tak dapat didengarkan siapapun.

“Kau mengikutiku lagi, Krys. Tidakkah kau bosan?”

Aku urung menoleh, seperti tidak ingin mengenal siapa si pemanggil nama. Angin malam masih menerpa, menerbangkan helai surai gelapnya yang selalu membuat para wanita mabuk setiap kali berpandangan. Sayangnya, aku terperangkap di antara daftar orang-orang itu. Iris kelamnya terlalu mempesona, pun dengan renyah tawa yang ia keluarkan setiap candaan mengisi atmosfer. Aku termasuk yang beruntung, bisa mendengarkan semua itu selagi waktu masih dapat kujangkau.

“Eh, jangan salah paham. Bukan maksudku menghakimimu, aku hanya penasaran, Krystal. Aku hanya terlampau ingin tahu, sesungguhnya kau ini sudah mencapai titik bosanmu atau bahkan sebaliknya?”

Pertanyaan itu selalu panjang, dan aku terkekeh lagi. Sayangnya, pria bernama sandi L itu mungkin tak akan mengerti. Aku mendengus, meningkahi ribut udara yang berlilitan di sekitarku. Sama halnya dengan L, aku juga penasaran, sampai kapan aku mampu mencapai titik bosanku.

Detik itu iris kami berjumpa dalam ikatan khidmat yang tak sengaja dirangkai. L mengerling jenaka padaku, sementara aku hanya membalas tatapannya itu dengan surai cokelatku yang bergerak ditiup angin nakal. Dahulu aku menemukan tatapan itu di tempat ini juga, perbedaannya hanyalah kondisi dari lelaki itu sendiri.

Ketika itu selongsong peluru sudah lebih dulu tertanam di pundak kirinya dan ia meringis perih sepanjang jalan. Aliran darah bergenang tiap jengkal pijakannya, tetapi aku hanya mampu mengikuti; seperti perempuan aneh yang menguntit pria idamannya. Hebatnya, L tidak pernah menganggap aku begitu. Cerapannya selalu nyaman, pun dengan gerakan tangannya tiap kali mengusap puncak kepalaku.

“Aku sangat-sangat menyayangimu,” katanya sambil lalu. Aku tersenyum mendengarnya. Bukan hanya kata ‘sayang’ ataupun ‘cinta’ yang sering ia ungkapkan, banyak pula ucapan lainnya yang mampu membuatku senang sekaligus merasa pedih di saat yang bersamaan. Aku tahu dia selalu berkata jujur, meski di saat yang bersamaan, dia membohongi kodratnya sendiri.

Sembari mengulum senyuman, aku membiarkan L berjalan sampai bayang tubuhnya hilang di kelokan bata-bata rumah penduduk. Saat itu, aku membalas perkataannya; yang langsung labas direnggut angin lalu.

“Meow!”

Ya, aku juga menyayangimu, L.

Fin.

A/N :

Allo, semua! Seneng bisa balik lagi meramaikan site ini :’) anyway, fic ini didedikasikan untuk myungstal dan seekor kucing yang betah main di rumahku. Hehehe. Oiya, fic ini udah dibuat dan dipost sejak Agustus di formyungsoojung. Take a view!

Would you like to pay me with comments and likes? The more, the better🙂

check out your bonus!

image

One thought on “[Ficlet] Night Guards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s