[Ficlet] Shame On Us

image

Cast; [GOT7] Jackson Wang, [OC] Judy | Genre; Fluff, Romance!Slight | Rating; Teen

Hidupku kelewat menyebalkan sampai sosok itu mengisi hari; menyambung sukacita; menghapus sepi di rongga dada. Orang itu, berada dekat denganku.

.

.

.

Sore hari masihlah cerah bila kau melihatnya dari langkan kamarmu. Aku meresapi aroma musim semi yang khas sembari bersandar pada dinding bata di belakangku. Hari libur datang lebih cepat kali ini. Well, seharusnya kakakku akan pulang ke rumah dan bersedia mewarnai keheningan ruang dengan canda dan tawa, pula guaran cerita-cerita lama yang menarik. Aku tak pernah begitu bahagia dibandingkan dengan saat itu.

Usiaku enam belas tahun dan mempunyai salah satu sahabat hanya karena ia rekan bisnis ayahmu bukan sesuatu yang bagus. Namanya Jackson Wang dan ㅡmenurutkuㅡia salah satu dari banyaknya orang yang masuk ke daftar hitam hanya dengan sekali tengok. Bukannya melebih-lebihkan, Jackson itu tipikal manusia berkaki banyak, bersuara keras, juga terlalu berinisiatif sampai-sampai aku muak. Begini, gadis mana yang tidak enggan bilamana menemui pemuda ㅡyang mungkin harus kuakui bertampang bagus;meskiㅡamat hiperaktif.

“Hei, Jude!”

Itu dia dalang dari segala monolog sore ini. Aku berdiam diri. Bermain bersama semilir angin lebih menarik ketimbang meladeni seorang Jackson. Dan satu lagi, “Namaku Judy, Jackson. Kau harus berlatih lebih jauh.”

Dia terkekeh mendengar sautanku, lantas menyodorkan dua buah americano sampai ke hadapanku. Segala kekehannya itu bersifat segar, sekaligus ramah. Namun, apa boleh buat, aku sudah terlanjur berstereotip padanya. Sekali lagi, maafkan aku, Jackson Wang.

Kami menikmati segelas americano sampai isinya lesap, lalu Jackson memecah kesunyian dengan bunyi sendawa yang mengusik. Berulang kali aku memalingkan wajah. Maksudkuㅡhei! Walaupun aku tidak sepenuhnya terlihat seperti seorang gadis, sebagai pemuda ㅡJackson Wangㅡharus bersikap lebih wajar dan menghargai.

“Kamu tidak ke sekolah?”

“Kamu tahu kita tengah libur, Jack.” tanggapku, cenderung ketus. Pria itu memandang jauh menembus cakrawala, lantas repot-repot menoleh kepadaku hanya untuk memperdengarkan sebuah vokal o yang menyebalkan.

“Kenapa kamu tidak menguncir rambutmu?”

Aku mendeliknya, menimbang-nimbang jawaban yang harus aku beri. Pertanyaannya selalu tidak penting, sih. Sehingga aku sudah terlanjur malas untuk berkontribusi lebih lanjut.

“Tidak. Well, Jackson, aku tahu mungkin suraiku mengganggumu, tetapiㅡ”

“Tidak mengganggu, kok.

Hening kembali menyelingkupi kami. Aku menelisik surya yang hendak tenggelam, sementara Jackson masih disibukkan dengan segala pemikirannya sendiri. Detik itu, aku menoleh kepadanya, mencoba mencerap habis-habisan semua hal mengenai pemuda itu.

Cara memakai sepatunya rapi.

Pilihan style-nya sesuai.

Tinggi badannya kurang semampai, tapi menurutku itu sudah cukup, sih.

Please, apakah Jackson Wang seorang maniak Hip-Hop?

Hidungnya bangir, bibirnya sewarna lip-balm milik temanku di sekolah.

Bagaimana bisa orang ini terlihat manis dan menutupi segala tingkah lakunya?

Surai itu cukup panjang untuk ukuran lelaki, tetapi, yeah, memangnya ada guru yang mau repot-repot menegurnya.

Jackson Wang cukup menarik.

“Sudah melihat-lihatnya?”

“Ehㅡ”

Jackson melantunkan sebuah tawa geli, lalu pemuda itu bersedekap. Tatapannya menatap ruang di atas kepalaku, lantas mengusap pucuknya. Untuk pertama kalinya, aku berpikir Jackson Wang tengah dirasuki makhluk halus.

“Mengaku saja, toh aku juga menyukaimu, kok.”

Aku dicengkeram bisu. Kepalaku berdenyut seirama dengan dentam di dada. Semu itu larut bersama aroma musim semi di udara, dan aku, Judy Baker, hanya mampu diinterupsi iris karbonnya selama sepersekian sekon sampai Jackson melanjutkan kata-katanya.

“Pipimu bersemu, Jude!

Tawanya meledak di waktu sore. Aku menggelengkan kepala mengusir canggung. Hell, seharusnya Jackson Wang punya cara lain untuk menyatakan perasaanya. Dasar terompet sirkus!

Fin

9 thoughts on “[Ficlet] Shame On Us

  1. Terompet sirkus, dan aku senyum bacanya. Haha, Jackson selalu kayak gitu dan betapa banyak yang tetap terbutakan pesonanya. Itu berarti aku juga salah satunya, membayangkan dia menyatakan cinta begitu membuat semua mendadak buram, haha. Nice fanfiction tentu saja, dan manis sekali. Simple tapi mengena, tetap smangat ya menulisnya, salam kenal.

    • 😄 Tadinya kepengen nulis Lutung Sirkus tapi ya karena aku kasihan sama dia jadi dibatalin X)
      Iyap, abang jack terlalu talented untuk unbiased, karena begitu liat dia orang pasti tau inilah arti dari biasable. Makasih makasih makasih udah berkunjung ke sini😀 kalo kamu mau baca bacaan segar dan manis atau genre seru lain, bisa mampir ke Indofanfictkpop.wordpress.com di sana banyak tulisan bagus! Aku juga termasuk penulis di sana dengan uname dhiloo98😀

  2. kenapa fanfictionnya sweet sekali, banyak sekali fanfiction kaka yg bagus-bagus aku suka. tapi kadang aku masih bingung soalnya ff nya pendek” sekali. soalnya amu sering baca fanfiction yg panjaaaaang hehe

    • halo
      alhamdulillah kalo ini sweet hehe. Jungkook emang pasnya sama yang manis-manis doh gimana dong X) hehehe aku biasanya buat yang oneshot itu kalo ada event penting, atau emang bener-bener mood banget. Jadi tergantung hehe

      Ah gitu, maaf yaaaa emang kadang tulisanku bikin bingung pembaca. :” btw thanks udah komen yaa,seeyaa

  3. meskipun terompet sirkus tapi suka kan? Eaaaa eaaaa…
    Aku mampir di sini meskipun telat tapi kalau untuk ff sebagus ini tidak ada kata telat yekan yekan
    Keep writing ya dhila.. aku jadi fansmu mulai hari ini

    • Kak nisa, haloo!
      Hehehe mang jackson tuh terompet sirkus, kudanil sirkus, semuanya deh heu ;;; whyohwhy mas

      Gaada kata telat laaah~ Btw seneng masih ada yang ke sini dan baca ini :’) Thanks kakaaak~ Hihi paan fans paan, we’re friends!😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s